Tips Memulai Bisnis Katering Untuk Pemula

Tips Memulai Bisnis Katering Untuk Pemula
Tips Memulai Bisnis Katering Untuk Pemula
Memasuki bisnis makanan dan minuman, investor sering membuat kesalahan dengan menggambar masa depan yang sukses dan sangat menguntungkan. Karena itu, sebelum memulai bisnis, Anda harus membekali diri dengan pengetahuan yang cukup agar berhasil dalam bisnis katering.

Berikut ini ada beberapa tips bisnis catering untuk pemula agar bisa sukses dan bekembang sejak dari awal memulai bisnis ini.



Memahami Karakteristik Pelanggan

Memiliki basis pelanggan yang besar akan menjadi keuntungan untuk membantu Anda memiliki fondasi yang kuat untuk menumbuhkan bisnis Anda di langkah selanjutnya. Tapi, apa saja tips bisnis catering untuk pemula dan bagaimana cara mendapatkan pelanggan?
Sederhana, Anda hanya perlu mengerti kebutuhan pelanggan. Anda dapat memahami dan membagi objek pelanggan sesuai dengan kebutuhan makan sebagai berikut:

1. Kelompok pelanggan ekonomis
Kelompok pelanggan ini biasanya mereka yang memegang uang untuk dibelanjakan untuk keluarga dengan pendapatan relatif atau lebih. Karena merekalah yang membuat keputusan dan memahami pengeluaran keluarga, mereka sangat ekonomis.

2. Kelompok pelanggan Kelas Atas
Dapat dikatakan bahwa ini adalah pelanggan yang sangat potensial karena mereka tidak hanya makan untuk menikmati hidangan tetapi juga ingin menilai makanan dan minuman Anda. Mereka adalah orang-orang yang suka makan makanan enak dan tahu bagaimana mencicipinya. Sebagian besar dari mereka adalah orang-orang berpenghasilan tinggi dan bersedia membayar dengan murah hati untuk makanan mereka makan jika rasanya sepadan.

3. Kelompok pelanggan yang ramah
Sebagian besar dari mereka masih muda, penghasilan rata-rata. Mereka suka makan berat dan cemilan, terutama makanan cepat saji atau makanan ringan. Mereka memiliki kebiasaan memesan sesuatu secara online daripada makan di luar.

4. Kelompok pelanggan menyukai hidangan baru
Ini adalah kumpulan orang-orang dengan preferensi makanan, yang sering pergi ke restoran dan merasakan hidangan yang berbeda. Mereka sering sangat tertarik dengan hidangan baru. Namun, sulit untuk dijadikan menjadi pelanggan tetap.

5. Kelompok pelanggan yang tertarik pada kesehatan
Ini adalah pelanggan yang tertarik dengan kualitas hidangan yang higienis. Ini adalah sekelompok orang yang membenci makanan cepat saji, dan hidangan berminyak. Mereka juga rela membayar mahal untuk makanan yang higienis dan lezat.

6. Pelanggan tidak suka makan di luar
Ini adalah kelompok pelanggan yang tidak suka makan di luar, biasanya mereka adalah orang tua dengan penghasilan menengah. Mereka ingin makan dan minum bersama keluarga di rumah daripada di luar.

Tahu cara menggunakan modal dengan benar

Uang adalah darah dari suatu bisnis, jadi jika Anda tidak tahu cara menggunakan modal dengan baik maka usaha bisa gagal. Jadi, ketika Anda baru mulai bisnis katering, Anda harus menemukan cara terbaik untuk menghemat uang modal awal. 

Biasanya biaya yang Anda keluarkan akan 3-4 kali lebih tinggi daripada "rencana bisnis" Anda. Harus dirinci dan hitung uang Anda sendiri dalam 1 tahun ke depan dan jangan berharap untuk bekerja 3-4 bulan dengan mendapatkan keuntungan pendapatan untuk mengembalikan modal awal. Memulai bisnis katering juga harus mempertimbangkan untuk membeli barang-barang bekas atau baru, barang dan perlengkapan mana saja yang harus Anda gunakan untuk menghemat uang modal.

Ketahui risiko yang akan Anda hadapi ketika memulai bisnis Anda

Bisnis pasti cepat atau lambat Anda akan menghadapi beberapa risiko, baik itu resiko kecil atau besar. Namun, memahami dan mengetahui terlebih dahulu resiko yang akan terjadi dalam proses bisnis makan akan membantu Anda mengambil tindakan pencegahan terbaik. Dalam perjalanan bisnis, Anda akan menghadapi beberapa risiko umum seperti:
  • Berisiko saat menyewa tempat
  • Karyawan Anda curang dalam penjualan
  • Pelanggan yang tidak suka dengan layanan yang diberikan

Cari Patner Bisnis Dengan Tepat

Dalam proses memulai bisnis, Anda hanya boleh berkolaborasi dengan orang-orang yang benar-benar antusias dengan bisnis yang sama dan yang terbaik adalah mencari patner bisnis tidak lebih dari dua orang untuk memudahkan kerjasama.

Memilih patner bisnis pada tahap awal adalah penting karena kesalahan mempekerjakan orang dapat mengakhiri kisah bisnis Anda, pilih untuk patner yang tidak bekerja demi keuntungan pribadi tetapi untuk keuntungan bersama.

Lakukan Promosi Yang Tepat dan Efektif

Jika kalian menjalankan bisnis catering maka target bisnis Anda adalah orang-orang tertentu, jadi kalian harus melakukan promosi yang tepat. Seperti sekarang ini sudah banyak orang menggunakan fasilitas internet untuk berpromosi, baik itu melalui sosial media, aplikasi seperti GoFood atau GrabFood, atau fasilitas promosi online lainnya. Dengan cara ini bisa meminimalisir biaya promosi pada awal membuka usaha catering.

No comments for "Tips Memulai Bisnis Katering Untuk Pemula"

Berlangganan via Email